Minggu, 26 Februari 2012

Benarkah penemuan sains moden membuktikan al-Quran benar?

,
Menangkis Keraguan
PENEMUAN-PENEMUAN saintifik masa kini banyak menampakkan keunggulan al-Quran. Terdapat banyak ayat berkaitan dengan alam dan sains di dalam al-Quran yang baru difahami maknanya pada hari ini. Antaranya ayat yang berkaitan dengan sifat alam semesta yang mengembang.
Allah berfirman dalam surah az-Zariyat ayat 47: Dan langit Kami bangun dengan kekuasaan Kami dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.
Berhubung dengan ini as-Syeikh Said Hawa di dalam kitabnya al-Asas fit Tafsir berkata: “Maksud ayat ini adalah, Allah menjadikan langit dalam keadaan terus-menerus mengembang. Ia juga bermaksud kejadian alam. Ia menunjukkan ilmu al-Quran amat jauh ke hadapan, melampaui ruang dan zaman. Apabila ada manusia yang menolak al-Quran kerana menyangka dirinya maju dengan pengetahuan sainsnya, eloklah dia menilai semula dirinya sebelum terlambat.”

Pada hari ini, tokoh-tokoh sains menemui bukti-bukti sah yang menunjukkan alam semesta ini tidak statik, sebaliknya terus membesar dan mengembang.
Pada tahun 1929, tokoh astronomi dari Amerika, Edwin Hubble, dengan menggunakan teknologi canggih, mendapati alam ini sebenarnya sedang mengembang. Beliau mendapati semakin jauh jarak sebuah galaksi dari bumi, semakin cepat proses pengembangannya.
Pada bulan September tahun 1996, satu kenyataan akhbar dikeluarkan berhubung dengan teori pengembangan alam.
Dua kumpulan yang terdiri daripada tokoh-tokoh sains antarabangsa yang membuat kajian mengesahkan kebenaran teori ini.
Malah mereka berjaya mengukur kelajuan pengembangan alam ini, sekali gus membenarkan firman Allah tersebut.
Contoh kedua adalah berhubung asal usul kejadian alam. Dalam surah al-Anbiya ayat 30, Allah berfirman Apakah orang-orang kafir tidak melihat bahawa sesungguhnya langit dan bumi pada asalnya adalah bercantum sebagai satu, kemudian Kami pisahkan kedua-duanya.
Berhubung dengan ayat ini, di dalam al-Jamik li Ahkamil Quran, Imam Qartubi meriwayatkan : “Ibn Abbas, al-Hasan, `Atha, ad-Dahhak dan Qatadah berkata: “Ayat ini bermaksud kedua-dua langit dan bumi pada asalnya adalah satu yang melekat lagi bercantum, kemudian Allah pisahkan di antara kedua-duanya dan dijadikan antara kedua-duanya udara.”
Pandangan ini selari dengan teori kejadian alam yang diterima pakai pada hari ini iaitu teori `Big Bang’. Mengikut teori ini, alam ini pada asalnya bercantum padu, kemudian berlaku satu letupan yang kuat 10 hingga 20 bilion tahun dahulu.
Letupan ini menghasilkan proses pengembangan dan penyejukan, disusuli dengan kelahiran bintang-bintang, galaksi dan cakerawala.
Pada tahun 1929, Edwin Hubble menemui bukti-bukti kukuh yang menyokong teori `Big Bang’ ini.
Penemuan ini diperkukuhkan lagi oleh pakar-pakar astrofizik dari Amerika, Arno Penzias dan Robert Wilson pada tahun 1965 selepas mereka mengukur tahap radiasi yang wujud di angkasa raya.
Penemuan ini kemudiannya disahkan oleh pakar-pakar sains dengan menggunakan alat pengesan khas NASA yang bernama COBE spacecraft antara tahun 1989 hingga 1993.
Kajian-kajian terkini dari makmal CERN yang terletak berhampiran dengan Geneva menguatkan lagi teori `Big Bang’.
Semua ini mengesahkan bahawa langit dan bumi suatu masa dahulu bercantum padu sebelum dipisahkan .
Hakikatnya difahami pada abad kedua puluh ini, sedangkan Allah menceritakan tentangnya 1425 tahun dahulu.
Justeru, al-Quran bercakap bahasa hari ini secara saintifik sehingga mengagumkan ramai tokoh sains seperti Dr. Gary Miller.
Beliau adalah pakar matematik di samping tokoh dalam bidang ilmu teologi Kristian. Pada tahun 1978, beliau dihadiahkan sebuah al-Quran terjemahan bahasa Inggeris dan selepas membaca terjemahan al-Quran itu beliau memeluk agama Islam.
Dalam tulisannya yang bertajuk The Amazing Quran beliau berkata: “Al-Quran boleh dikaji secara saintifik kerana ia mengutarakan sesuatu yang tidak diutarakan oleh kitab-kitab agama lain secara amnya.
“Malah al-Quran mampu menyahut cabaran ahli-ahli sains. Konsep sains pada hari ini ialah satu konsep yang memerlukan bukti. apabila ada orang mengutarakan suatu teori, pakar-pakar sains tidak akan memperdulikannya melainkan jika ia disertakan dengan bukti dan sanggup melalui beberapa ujian yang saintifik.
“Al-Quran sebenarnya sanggup diperlakukan seperti itu untuk membuktikan bahawa ia adalah benar. Seribu empat ratus tahun sudah berlalu dan tidak ada sesiapa pun yang mampu membuktikan kepalsuan al-Quran, justeru al-Quran adalah sebuah kitab yang hak lagi benar.”
- Dengan kerjasama PTS Publications & Distributors Sdn Bhd.
Sumber : Utusan Online 08/10/2004

Energi Penyembuh dalam Alquran: Antara Sains dan Keyakinan (2

Oleh Dr. Mohamad Daudah

Kronologi Terapi Suara:
Alfred Tomatis, seorang dokter warga negara Prancis, membuat eksperimen-eksperimen selama lima puluh tahun mengenai indera manusia, dan ia membuat kesimpulan bahwa indera pendengaran merupakan indera yang paling penting! Ia menemukan bahwa pendengaran mengontrol seluruh tubuh, mengatur operasi-operasi vitalnya, keseimbangan, dan koordinasi gerakan-gerakannya. Ia juga menemukan bahwa telinga mengontrol sistem syaraf!
Selama eksperimennya, ia menemukan bahwa syaraf pendengaran terhubung dengan seluruh otot tubuh, dan ini adalah alasan mengapa keseimbangan dan fleksibilitas tubuh, serta indera penglihatan itu terpengaruh oleh suara. Telinga bagian dalam terhubung dengan seluruh organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati, perut, dan usus. Hal ini menjelaskan mengapa frekuensi-frekuensi suara itu memengaruhi seluruh tubuh.
Pada tahun 1960, ilmuwan Swiss yang bernama Hans Jenny menemukan bahwa suara dapat memengaruhi berbagai Artikelal dan membentuk partikular-partikularnya, dan bahwa masing-masing sel tubuh itu memiliki suaranya sendiri, dapat terpengaruh oleh suara, dan menyusun ulang Artikelal di dalamnya. Pada tahun 1974, peneliti Fabien Maman dan Sternheimer mengumumkan penemuan mengejutkan.
Mereka menemukan bahwa setiap organ tubuh itu memiliki sistem vibrasinya sendiri, sesuai dengan hukum fisika. Beberapa tahun kemudian, Fabien dan Grimal serta peneliti lain mengungkapkan bahwa suara dapat memengaruhi sel-sel, khususnya sel kanker, dan bahwa suara-suara tertentu memiliki efek yang lebih kuat. Hal ajaib yang ditemukan dua peneliti itu adalah bahwa suara yang memiliki efek paling kuat pada sel-sel tubuh adalah suara manusia itu sendiri!

Gambar: suara bergerak dari telinga ke otak dan memengaruhi sel-sel otak. Akhir-akhir ini para ilmuwan menemukan bahwa suara memiliki daya penyembuh yang ajaib dan afek mengagumkan terhadap sel-sel otak, dimana ia bekerja untuk mengembalikan keseimbangan ke seluruh tubuh! Bacaan al-Qur’an memiliki efek luar biasa terhadap sel-sel dan dapat mengembalikan keseimbangan. Otak merupakan organ yang mengontrol tubuh, dan darinya muncul perintah untuk relaksasi organ-organ tubuh, khususnya sistem kekebalan tubuh.
Fabian, seorang peneliti sekaligus musisi, meletakkan sel-sel darah dari tubuh yang sehat dan menghadapkannya pada berbagai macam suara. Ia menemukan bahwa setiap not skala musik dapat memengaruhi medan elektromagnetik sel. Ketika ia memotret sel ini dengan kamera Kirlian, ia menemukan bahwa bentuk dan nilai medan elektromagnetik sel itu berubah sesuai dengan frekuensi-frekuensi suara dan tipe suara orang yang membaca. Kemudian ia membuat eksperimen lain dengan meletakkan darah orang sakit, memonitornya dengan kamera Kirlian, dan meminta pasien untuk membuat berbagai macam suara. Ia menemukan, sesudah memproses gambar, bahwa not tertentu dapat mengakibatkan perubahan pada medan elektromagnetiknya dan menggetarkannya secara seutuhnya dengan merespon suara pemiliknya.
Akhirnya ia menyimpulkan bahwa ada not-not tertentu yang bisa memengaruhi sel-sel dan membuatnya lebih vital dan aktif, bahkan meregenerasinya. Ia menarik suatu hasil yang penting: suara manusia memiliki pengaruh yang kuat dan unik terhadap sel-sel tubuh; pengaruh ini tidak ditemukan pada instrumen lain.
Peneliti ini menyatakan, ‘Suara manusia memiliki nada spiritual khusus yang membuatnya menjadi sarana pengobatan yang paling kuat.’ Fabien menemukan bahwa beberapa suara dapat menghancurkan sel-sel kanker, dan pada waktu yang sama dapat mengaktifkan sel-sel yang sehat.

Gambar: Sel kanker hancur hanya dengan frekuensi-frekuensi suara! Itulah mengapa bacaan al-Qur’an memiliki pengaruh yang besar terhadap kanker yang paling berbahaya dan penyakit yang sangat akut!
Tetapi, apakah pengaruh ini hanya terbatas pada sel-sel? Jelas bahwa suara dapat memengaruhi segala sesuatu di sekitar kita. Inilah yang dibuktikan Masaru Emoto, ilmuwan Jepang, dalam eksperimennya terhadap air. Ia menemukan bahwa medan elektromagnetik pada molekul-molekul air itu sangat terpengaruh oleh suara, dan ada suara-suara tertentu yang memengaruhi molekul dan membuatnya lebih teratur.
Apabila kita mengingat bahwa 70% tubuh manusia itu adalah air, maka suara yang didengar manusia itu memengaruhi keteraturan molekul-molekul air pada sel-sel tubuh, dan juga memengaruhi molekul-molekul itu bergetar, sehingga dapat memengaruhi kesehatannya.
Para peneliti lain mengonfirmasi bahwa suara manusia dapat mengobati banyak macam penyakit termasuk kanker. Para terapis juga menyetujui bahwa ada suara-suara tertentu yang lebih efektif dan memiliki kekuatan penyembuh, khususnya dalam meningkatkan sistem kekebatan tubuh.

Gambar: bentuk molekul air berubah ketika dihadapkan pada suara. Jadi, suara itu berpengaruh sangat besar terhadap air yang kita minum. Apabila Anda membacakan al-Qur’an pada air, maka karakteristiknya akan berubah dan air itu akan mentransfer efek-efek al-Qur’an itu kepada setiap sel dalam tubuh, sehingga mengakibatkannya sembuh. Dalam gambar kita melihat molekul air yang didinginkan. Medan elektromagnetik di sekitar molekul ini berubah secara kontinu disebabkan efek suara.
Bagaimana al-Qur’an mengobati?
Sekarang, mari kita jawab pertanyaan penting: apa yang terjadi pada sel-sel tubuh dan bagaimana suara itu bisa mengobati? Bagaimana suara ini berpengaruh pada sel-sel yang rusak dan mengembalikan keseimbangannya? Dengan kata lain, bagaimana mekanisme pengobatannya?
Para dokter selalu mencari jalan untuk menghancurkan beberapa virus. Apabila kita berbicara tentang mekanisme virus ini, apa yang membuatnya bergerak dan menemukan jalannya kepada sel? Siapa yang memberi virus itu informasi sehingga bisa menyerang sel dan berkembang biak di dalamnya? Apa yang menggerakkan sel-sel untuk menyerang virus agar menghancurkannya, sementara ia lemah terhadap virus lain?

Gambar: Virus dan kuman juga bergetar dan sangat terpengaruh oleh vibrasi suara, khususnya suara bacaan al-Qur’an. Suara al-Qur’an dapat menghentikan mereka, dan pada waktu yang sama meningkatkan aktivitas sel-sel sehat dan membangkitkan program yang terkacaukan di dalamnya agar siap bertempur melawan virus dan kuman.
Bacaan al-Qur’an itu terdiri dari sekumpulan frekuensi yang sampai ke telinga, lalu bergerak ke sel-sel otak, dan memengaruhinya melalui medan elektronik, lalu frekuensi-frekuensi tersebut mengaktifkan sel-sel. Sel-sel akan merespon medan itu dan memodifikasi vibrasi-vibrasinya. Perubahan pada vibrasi inilah yang kita rasakan dan pahami sesudah mengalami dan mengulangi.
Ini merupakan sistem alamiah yang diberikan Allah pada sel-sel otak. Ini merupakan sistem keseimbangan yang natural. Inilah yang difirmankan Allah kepada kita di dalam al-Qur’an al-Karim, ‘Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.’ (ar-Rum: 30)

Gambar: Gambaran riil sel darah yang dihadapkan pada suara sehingga medan elektromagnetik di sekitarnya berubah. Suara bacaan al-Qur’an membuat sel menjadi lebih kuat untuk melawan virus dan kerusakan akibat penyakit menular.
Ayat-Ayat Obat
Setiap ayat dalam al-Qur’an memiliki daya penyembuh untuk penyakit tertentu. Tetapi yang ditekankan Rasulullah saw adalah beberapa surat dan ayat tertentu, seperti membaca al-Fatihah 7 kali, membaca ayat Kursi, dua ayat terakhir surat surat al-Baqarah, dan tiga surat terakhir al-Qur’an.
Anda juga memilih ayat-ayat yang sesuai untuk mengobati penyakit Anda. Sebagai contoh, jika anda merasa gelisah, maka fokuskan pada bacaan surat asy-Syarh. Dan jika Anda sakit kepala, maka bacalah ayat: ‘alau sekiranya Kami menurunkan Al Qur'an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir.’ (al-Hasyr: 21)
Nabi saw membaca ta’awudz ratusan kali setiap hari. Beliau memohon kepada Allah untuk melindunginya dari berbagai hal buruk, termasuk penyakit. Kita juga sangat dianjurkan untuk membaca surat al-Falaq dan an-Nas setiap hari. Semoga Allah menjadikan al-Qur’an sebagai obat bagi kita dari setiap penyakit, lahir dan batin.

Energi Penyembuh dalam Alquran: Antara Sains dan Keyakinan (1

Oleh Dr. Mohamad Daudah
Pendahuluan:
Ada banyak pasien yang sembuh setiap hari karena membaca al-Qur’an. Kita tidak bisa menolaknya, karena kesembuhan itu benar-benar terjadi. Ini juga terjadi pada diri saya saat membaca ayat-ayat tertentu untuk penyakit tertentu, dan penyakit tersebut pun sembuh!
Setelah melakukan riset, maka salah satu hasil terpenting dari riset yang berlangsung selama beberapa tahun ini adalah: Dalam setiap ayat al-Qur’an Allah meletakkan daya penyembuh untuk penyakit tertentu apabila ayat-ayat ini dibaca dengan bilangan (pengulangan) tertentu.
Pada dasarnya, ketika kita mengamati alam di sekitar kita, maka kita menyadari bahwa setiap satuan atom itu bergetar dalam frekuensi tertentu, apakah atom itu adalah bagian dari metal, air, sel, atau apapun. Ini adalah fakta ilmiah.
Struktur dasar alam semesta ini adalah atom, dan struktur dasar tubuh kita adalah sel. Setiap sel terbuat dari jutaan atom, dan setiap atom terbentuk dari nukleus positif dan elektron negatif yang mengelilinginya. Karena rotasi ini, medan elektromagnetik dihasilkan, sama seperti medan-medan yang dihasilkan oleh suatu mesin.
Gambar: Atom merupakan struktur dasar pada alam semesta dan juga pada tubuh kita. Ia bergetar secara konstan, dan itu berarti setiap benda itu bergetar dengan sistem yang seksama. Sel-sel juga bergetar dengan sistem yang seksama, dan setiap getaran di sekitar kita memengaruhi sel-sel kita. Rahasia yang membuat otak ini berpikir adalah sebuah program akurat di dalam sel-sel otak kita.
Program ini berada di setiap sel yang melakukan pekerjaannya secara seksama. Penyimpangan terkecil pada pekerjaannya dapat mengakibatkan ketidak-seimbangan dan kekacauan pada sebagian organ tubuh. Terapi terbaik terhadap ketidak-seimbangan ini adalah merestorasi keseimbangan kepada tubuh. Para ilmuwan menemukan bahwa sel-sel tubuh itu terpengaruh oleh bermacam-macam gelombang seperti gelombang sinar, gelombang radio, gelombang suara, dan lain-lain. Tetapi, suara apa?
Gambar: Masing-masing sel di tubuh kita bergetar dengan sistem yang seksama, dan perubahan sekecil apapun pada getaran itu akan mengakibatkan sakit pada sebagian organ tubuh. Itulah kenapa sel-sel yang rusak itu harus digetarkan untuk mengembalikan keseimbangan padanya. Kita tahu bahwa suara itu terbentuk dari gelombang atau getaran yang bergerak di udara dengan kecepatan 340 m/detik. Setiap suara memiliki frekuensi sendiri, dan manusia bisa mendengar suara dengan frekuensi antara 20/detik hingga 20.000/detik.
Gelombang-gelombang tersebut menyebar di udara lalu ditangkap telinga, lalu ia berubah menjadi sinyal-sinyal elektrik, dan bergerak melalui syaraf suara menuju acoustic bark di dalam otak. Sel-sel tersebut menyesuaikan diri dengan gelombang, lalu gelombang tersebut bergerak ke berbagai bagian otak, khususnya bagian depan. Semua organ itu bekerja secara bersama sesuai seirama dengan sinyal-sinyal tersebut, dan menerjemahkannya ke dalam bahasa yang dipahami manusia. Lalu, otak menganalisa sinyal-sinyal itu dan memberikan perintahnya kepada berbagai organ tubuh untuk menyesuaikan dengan sinyal-sinyal tersebut.
Suara terdiri dari getaran-getaran mekanik yang sampai ke telinga lalu ke sel-sel otak yang menyesuaikan dengan getaran-getaran tersebut, dan mengubah getarannya sendiri. Itulah mengapa suara itu dianggap sebagai energi obat yang efektif, tergantung pada sifat suara itu dan frekuensinya. Kita menemukan energi penyembuh di dalam al-Qur’an karena ia merupakan Kitab Allah.
Dari sinilah muncul terapi suara: Suara adalah getaran, dan sel-sel tubuh itu selalu bergetar, lalu suara memengaruhi sel-sel tersebut. Inilah yang ditemukan para peneliti akhir-akhir ini. Di akhir abad 21 di Washington University, para ilmuwan menemukan bahwa kerja sel otak bukan hanya mentransfer informasi. Masing-masing sel adalah komputer kecil yang bekerja untuk mengumpulkan informasi, memprosesnya, dan memberikan perintah secara konstan. Ellen Covey, peneliti pada Washington University, mengatakan, ‘Untuk pertama kalinya kita menyadari bahwa otak tidak bekerja layaknya satu komputer besar, melainkan berisi sekian banyak komputer yang bekerja secara kooperatif. Ada komputer kecil dalam setiap sel, dan komputer-komputer tersebut dapat terpengaruhi oleh getaran di sekitarnya, khususnya suara.
Gambar: Berbagai eksperimen menunjukkan bahwa di dalam tiap-tiap sel dalam otak terdapat komputer supermini di mana Allah menginstal program akurat yang mengatur sel dan mengontrol kerjanya. Eksperimen juga menunjukkan bahwa suara dapat memengaruhi sel. Ini adalah gambar sel yang terpengaruh oleh suara, dan medan elektromagnetik terbentuk di sekitarnya.
Jadi, dapat kami katakan bahwa sel-sel tiap organ tubuh itu bergetar dalam frekuensi tertentu, dan membentuk sistem yang kompleks dan koordinatif, yang dapat terpengaruh oleh suara di sekitarnya. Penyakit yang menjangkiti suatu organ tubuh itu dapat mengakibatkan perubahan pada getaran sel-sel organ tersebut, dan pada kelanjutannya membuatnya menyimpang dari sistem tubuh secara umum. Itulah mengapa ketika tubuh dihadapkan pada suara tertentu, maka suara itu memengaruhi getaran sistem tubuh, khususnya pada organ yang tidak normal. Organ ini akan merespon suara tertentu untuk mengembalikan sistem getarannya yang orisinal, atau dengan kata lain, mengembalikan kondisi kesehatannya. Para ilmuwan menemukan hasil-hasil tersebut belakang ini.

Al-Qur'an dan Sains: Bentuk Bulat Bumi


Pada masa lalu, keyakinan yang menjadi pendapat umum pada saat itu, menyatakan bahwa bumi mempunyai batasan akhir yang sekiranya manusia melewati batas itu, ia akan jatuh ke luar angkasa.

Namun lama kemudian, ternyata keyakinan mereka bertentangan dengan realitas yang mereka temukan sendiri. Mereka mendapatkan, ketika seseorang berjalan dan terus menelusuri semua permukaan bumi, dia tidak bisa terlepas dari luar lingkup permukaan bumi dan tidak terlempar ke luar angkasa.

Realitas yang mereka dapatkan ini, mendorong mereka untuk berpikir dan melakukan penelitian-penelitian berkenaan dengan bentuk sebenarnya dari bumi yang mereka huni. Bukti-bukti yang mereka dapatkan menunjukkan bahwa bumi, ternyata berbentuk bulat.

Salah satu dari bukti yang mereka dapatkan adalah bagian atas kapal laut yang terlihat lebih dahulu daripada bagian bawahnya. Mereka berpikir, kalau sekiranya bumi tidak berbentuk bulat, maka ke dua bagian akan terlihat dalam waktu yang bersamaan. Bukti lain yang mereka dapatkan adalah lengkungan langit yang akan terlihat bulat pada jarak terjauh dari yang dapat dilihat oleh mata mereka di atas permukaan lautan.

Demikianlah, pengetahuan manusia tentang bentuk bumi, mengalami perkembangan. Dan dengan kemajuan teknologi luar angkasa dan satelit, para ilmuwan telah berhasil mengambil gambar sesungguhnya dari planet bumi. Gambar yang berhasil mereka ambil, membuktikan bahwa bumi memiliki bentuk lonjong seperti bentuk telur yang mendekati bulat.

Mereka tidak mengetahui, bahwa Al-Qur'an telah menyatakan hal yang sama sejak 14 abad yang lalu. Dalam salah satu ayatnya yang terdapat dalam surah An-Nazi’at ayat 30, Allah SWT berfirman: “Dan bumi setelah itu dihamparkan-Nya.”

Maksudnya, Allah telah menciptakan bumi dengan membentangkannya dalam bentuk seperti lonjong telur, yang memiliki dua bagian atau dua kutub yang berbeda sifatnya, antara bagian atas dan bagian bawahnya. Bentuk bumi serupa dengan bentuk telor ini, di mana bumi terdiri dari dua kutub, yaitu kutub selatan dan kutub utara. Masing-masing kutub, kondisinya berbeda dari yang lainnya.

Ungkapan ‘setelah itu’ dalam ayat di atas, juga mengisyaratkan adanya peristiwa alamiah yang mendahului pembentangan bumi, yaitu penciptaan inti bumi dan lapisan-lapisannya.

Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal

Redaktur: cr01
Sumber: Ensiklopedi Petunjuk Sains dalam Al-Qur'an dan Sunnah/Republika

PROSES KEJADIAN MANUSIA MENURUT AL-QURAN DAN SAINS

ABSTRAK
Di dalam Al-Quran telah dinyatakan bahawa Allah yang telah menciptakan manusia.bermula daripada tanah dan selanjutnya dengan pembiakan sperma dan ovum sehingga menjadi manusia.Manusia tersebut telah melalui liku-liku dan halangan yang mengagumkan dalam hidupnya.Dalam keadaan manusia penuh kejahilan dalam segala hal,maka agama islam telah turun ke dunia untuk menerangi manusia yang dalam kegelapan dan telah diterangi dengan keagamaan yang benar (islam) demi keselamatan dan kesejahteraan dunia dan akhirat.Melalui proses penciptaan manusia menurut sains,sarjana-sarjana barat telah mengutarakan pelbagai pendapat tentang proses ini.Sarjana barat iaitu Aristotle telah mengemukakan teori Abiogenesis tetapi telah di sangkal oleh beberapa sarjana yang lain terutama Charles Darwin.hal ini telah membuktikan bahawa teori barat merupakan teori yang tidak relevan.Di samping itu,proses penciptaan manusia menurut Al-Quran adalah lebih relevan.Al-Quran telah menyatakan bahawa proses penciptaan manusia melalui empat tahap.Tahap-tahap tersebut adalah percampuran air mani lalu menjadi alaqah(ketulan darah) dan menjadi mudghah(ketulan daging) setrusnya menjadi tulang-tulang.hal ini telah terbukti di dalam Al-Quran pada surah Al-Mukminun dan bukti ini boleh diterima oleh setiap manusia.Sebelum manusia ditugaskan untuk menjadi khalifah,manusia telah diberikan beberapa keistimewaan oleh-Nya.Keistimewaan tersebut telah dinyatakan di dalam Al-Quran dan telah mengangkat darjat manusia di sisi Allah.Oleh itu Kita sebagai manusia haruslah memikul amanah ini dengan penuh tanggungjawab supaya kita tidak dipangdang hina oleh masyarakat.Bagi memikul tanggungjawab ini,pengisian rohani dan pemantapan akidah adalah sangat penting bagi melancarkan tugasan yang telah di berikan oleh Allah SWT kepada kita.

PENDAHULUAN
Sebelum islam lahir,dunia ilmu pengetahuan masih gelap,di penuhi oleh dugaan dan khayalan yang tidak masuk akal sehingga hasilnya bukan ilmu pengetahuan yang ilmiah,akan tetapi khayalan yang penuh mitos serta kepercayaan yang salah dari kenyataan yang sebenar dalam segala cabang ilmu.Tuhanlah yang menciptakan manusia.bermula manusia diciptakan dari bahan tanah dan selanjutnya dengan pembiakan sperma dan ovum sehingga menjadi manusia yang melalui liku-liku dan halangan yang mengkagumkan dalam hidupnya.Dalam keadaan manusia penuh kejahilan dalam segala hal,maka islam turun ke dunia untuk menerangi manusia dalam keagamaan yang benar (islam) demi keselamatan dan kesejahteraan dunia dan akhirat.Mereka yang sedar akan berhijrah dari jalan yang sesat ke jalan yang lurus dan rasional yang ada dalam seluruh struktur islam ini.Maka itu tidak hairanlah apabila isi islam seiringan dengan ilmu pengetahuan yang sesat dan tidak menemui hakikat yang sebenarnya dari ilmu yang diselidiki itu sendiri.Jadi,sebagai umat islam yang bertaqwa dan beriman kita harus mempunyai ilmu pengetahuan yang mantap mengenai agama islam supay kita tidak tersesat seperti golongan yang telah tersesat seperti yang berlaku pada masa ini.Ilmu pengetahuan yang mantap mengenai agama yang mendalam dan dapat menuju ke jalan yang lurus.

PROSES KEJADIAN MANUSIA MENURUT SAINS
Berbicara tentang asal-usul kejadian manusia mengharuskan kita untuk berbicara tentang asal-usul kehidupan dan hidup.teori pertama yang dapat dikenali dari Aristotle (384-322M) yang di sebut sebagai teori Abiogenesis atau Generasio Spontanea.menurut teori ini,semua yang hidup muncul secara terus menerus dari yang mati atau materi.namun teori ini di ragui oleh Lazardo Spanlazani,Frencesco Redi (dari Itali) dan Louise Pasteur (dari Perancis),Berjaya membuktikan bahawa makhluk hidup tidak dari materi yang mati.Semenjak itu,pada tahun 1860,telah muncul teori baharu yang menyatakan bahawa semua makhluk yang hidup berasal dari yang hidup sebelumnya (omne vivum ex vivo).Ir.H.Basit Wahid(1983),Evolusi Manusia dan Konsepsi Islam,Bandung,Indonesia:NV Tarate
Setelah itu,munculnya teori evolusi dari Charles Darwin(1809-1882).Pada hakikatnya merupakan kelanjutan sahaja dari teori “omne vivum ex vivo”.Teori ini juga menyatakan bahawa semua makhluk hidup mengalami evolusi menuju kesempurnaan dan kebahagiaan.Hal ini dapat dilihat melalui dalam diagram yang dibuat oleh Washburn (tahun 1960).Persoalan jika benar manusia berasal dari kera mengapa manusia tidak berubah menjadi kera dan begitu juga sebaliknya.Oleh sebab itu,manusia dan kera adalah berbeza san teori ini adalah tidak relevan.Bucailie Maurice Dr.(1984),Asal-usul Kejadian Manusia Menurut Bible,Al-quran dan Sains,Bandung,Indonesia:Penerbitan Mizan.
Charles Darwin juga telah meragukan kebenaran teori yang telah diciptakan.Hal ini dapat membuktikan bahawa lapisan-lapisan batu di dalam tanah mengandungi data dan catatan yang kronologis.Sepanjang waktu geologis yang enam (dari azoicum sehingga dengan enzoikummengenai evolusi.Hal ini bermakna,teori sebelum ini telah berlawan dengan teorinya.Darwin juga telah membuktikan bahawa teori sebelum ini adalah tidak relevan dan bercanggah berdasarkan dengan bukti-bukti yang kukuh. Bucailie Maurice Dr.(1984),Asal-usul Kejadian Manusia Menurut Bible,Al-quran dan Sains,Bandung,Indonesia:Penerbitan Mizan.

PROSES KEJADIAN MANUSIA MENURUT AL-QURAN
Al-quran menyatakan dengan tegas bahawa manusia diciptakan dari tanah dengan berbagai istilah seperti debu (Surah Ali Imran:59),tanah kering dan lumpur hitam (Surah Al-hijr : 28),tanah liat (Surah Ashshafat : 11),sari pati tanah (Surah Al-shad :71) dan sebagainya.Semasa penciptaan Adam,Allah telah berfirman bahawa “Jadilah,maka jadilah ia”(Surah Ali Imran : 59).Oleh itu,proses kejadian manusia menurut Al-quran adalah lebih sahih dan relevan kerana mempunyai bukti yang kukuh.Bucailie Maurine Dr. , (1984) Asal-usul kejadian manusia menurut Al-Quran,Sains dan Bible.Bandung,Indonesia:Penerbitan Mizan.
Setalah berpandukan pada (Surah Al-A’la : 1-3),penciptaan atau kejadian manusia terbahagi kepada tiga (3).Hal ini telah menjadi titik tolak kepada proses kejadian manusia dan menunjukkan tanda-tanda kemuliaan manusia.Pertama,Allah telah menciptakan manusia pertama daripada tanah (Adam).Kedua,penciptaan manusia kedua daripada bahan baku manusia pertama (Hawa).Akhir sekali,penciptaan manusia daripada bahan baku manusia pertama (Adam) dan manusia kedua (Hawa).Oleh itu,kita sebagai anak cucu Adam haruslah berasa bangga kerana kita ini daripada sebaik-baik kejadian dan lebih mulia daripada makhluk yang lain. Bucailie Maurine Dr. , (1984) Asal-usul kejadian manusia menurut Al-Quran,Sains dan Bible.Bandung,Indonesia:Penerbitan Mizan.
Dalam Surah Al-Qiyamah (75 : 37-39),penciptaan manusia terbahagi kepada empat (4) tahap.Allah telah menyatakan bahawa manusia terjadi daripada percampuan Nutfah.Nutfah ialah air mani.Air mani ini terdiri daripada air mani lelaki dan perempuan.Allah telah berfirman dalam Al-Quran melalui (surah Al-Insan:2).Mafhumnya:Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia daripada setitits air mani yang bercampur yang kami(hendak menguji dengan perintah dan larangan).Kami jadikan dia melihat dan mendengar.Selepas itu,daripada Nutfah telah berubah menjadi Alaqah,Mudghah dan Izam dan Lahm.Allah telah berfirman dalam (surah Al-Mukminun :14) yang bermaksud kemudian kami mengubah nutfah menjadi alaqah(seketul darah),lalu kami menciptakan seketul darah beku itu menjadi seketul daging(menjadi anggota badan)dan seketul daging itu kami jadikan tulang-tulang itu dan kami bungkus dengan daging(terbentuk segala system saraf).Tafsir Al-Quran.

TANGGUNGJAWAB MANUSIA SEBAGAI KHALIFAH DI MUKA BUMI
Sebenarnya sebelum ditetapkan khalifah itu allah mengemukakan amanat itu kepada langit,bumi dan gunung-gunung tapi semua menolak amant itu kerana tidak menyanggupinya namun manusia bersedia memikulnya.Hal ini telah dinyatakan di dalam Surah Al-Ahzad:72.Oleh itu,kita sebagai khalifah seharusnya melaksanakan amanat Allah di muka bumi tetapi pada sisinya ia melihat syaitan berusaha menyesatkan manusia dengan tidak melaksanakan amanat Allah. . Bucailie Maurine Dr. , (1984) Asal-usul kejadian manusia menurut Al-Quran,Sains dan Bible.Bandung,Indonesia:Penerbitan Mizan.
Dalam surah Al-Luqman:20, Allah telah menyatakan bahawa kepada siapa saja yang ada di langit dan di bumi dan juga segala macam isi yang dikandungnya agar tunduk kepada manusia.Semua itu dimmaksudkan agar manusia denga segala kemampuannya dapat mengolah sumber-sumber alam. Oleh itu allah telah menyediakan prasarana pula (ilmu pengetahuan,hidayah agama dan kitab suci).Oleh itu setiap khalifah di muka bumi harus berpegang kepada 3 hal.Allah telah memberikan kita kemampuan berfikir untuk meningkatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan kekuatan rohani manusia untuk menghayati ajaran Allah.Allah juga telah memberikan hidayah kepada manusia untuk mampu dengan penuh tanggungjawab dan kesedaran untuk melakukan semua itu. . Bucailie Maurine Dr. , (1984) Asal-usul kejadian manusia menurut Al-Quran,Sains dan Bible.Bandung,Indonesia:Penerbitan Mizan.
Allah telah memberikan beberapa keistimewaan kepada manusia yang menjadi khalifah.Keistimewaan tersebut telah m,engagkat darjat manusia di sisi Allah.Keistimewaan yang telah diberikan Allah kepada manusia sebagai khalifah telah dinyatakan dalam surah Al-Baqarah:30,Ingatlah ketika tuhanmu berfirman kepada malaikat bahawa aku menjadikan khalifah di muka bumi itu orang yang membuat kerosakan padanya dan menumpahkan darah,padahal kami sentiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?Tuhan berfirman sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. Bucailie Maurine Dr. , (1984) Asal-usul kejadian manusia menurut Al-Quran,Sains dan Bible.Bandung,Indonesia:Penerbitan Mizan.

KESIMPULAN
Kesimpulannya proses kejadian manusia terbahagi kepada 2 teori iaitu barat dan islam.melalui teori barat pada mulanya dipercayai tetapi akhirnya diragui oleh golongan intelektual dan di anggap tidak relevan.hanya teori islam masih relevan dan terbukti hingga kini.Oleh itu manusia dianggap mulia dan sebaik-baik kejadian di muka bumi.manusia juga telah menjadi khalifah di muka bumi ini dengan menjalankan tanggungjawab dan tugasan mereka.Tanggungjawab itu merupakan amanah Allah S.W.T. Kita sebagai manusia haruslah memikul amanah ini dengan penuh tanggungjawab supaya kita tidak dipangdang hina oleh masyarakat.Bagi memikul tanggungjawab ini,pengisian rohani dan pemantapan akidah adalah sangat penting bagi melancarkan tugasan yang telah di berikan oleh Allah SWT kepada kita. Kita seharusnya menghargai darjat yang dikurniakan oleh Allah kepada kita dan kerana kita adala semulia-mulia kejadian yang telah diciptakan oleh Allah.

Al-Qur'an dan Sains: Akhir Alam Semesta



http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/ilustrasi-_110721095351-676.jpg

Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal

Sebagaimana yang telah kita ketahui sebelumnya, bahwa benda-benda di jagad raya ini, pada mulanya satu, lalu tercerai-beraikan setelah terjadinya ledakan besar yang mengakibatkan keterpisahan antara satu benda dengan benda lainnya.

Sehingga membentuk gugusan benda-benda langit yang terdiri dari galaksi, bintang, planet, satelit dan lain sebagainya.

Namun tentunya keseluruhan benda langit ini tidak mungkin akan terus ada tanpa ada batasnya. Bahkan secara pasti, dapat ditegaskan bahwa seluruh apa yang ada di alam semesta ini akan berakhir.

Para ilmuwan telah banyak melakukan penelitian yang dimaksudkan untuk mengetahui akhir alam raya ini. Dalam melakukan penelitian tersebut, mereka menggunakan hitungan energi yang mendorong alam raya ini agar secara terus-menerus mengalami penambahan.

Penggunaan energi ini dimaksudkan untuk menciptakan pemuaian alam secara terus-menerus dengan batasan. Ia tidak boleh melampaui kuantitas penambahan energi yang telah ditentukan, yang dapat mengakibatkan alam raya ini meledak.

Penelitan yang mereka lakukan, menghasilkan dugaan bahwa suatu saat energi yang terdapat di alam raya ini akan melampaui batas keseimbangannya yang menyebabkan kehancurannya.

Sebagaimana dulu, benda-benda yang ada di alam raya ini terbentuk setelah terjadinya ledakan besar, maka benda-benda ini juga akan hancur setelah terjadinya ledakan besar yang diakibatkan kekuatan energi yang melampaui batas kemampuannya.

Al-Qur'an telah menggambarkan akhir alam semesta ini yang menyerupai awal pembentukannya, sebagaimana yang terdapat pada surah Al-Anbiya ayat 104. Allah SWT berfirman:

"(yaitu) pada hari Kami gulung langit seperti menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati. Sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya."

Pengungkapan dengan menggunakan kata 'Kami gulung langi', adalah cara pengungkapan yang sangat teliti sekali yang dimaksudkan untuk menggambarkan penyusutan alam semesta ini, karena energi yang terdapat di dalamnya telah melebihi batasan yang telah ditentukan.

Al-Qur'an di bagian lain ayatnya, mengungkapkan penciptaan kembali alam semesta setalah ia melewati batas energi yang ditentukan. Allah SWT dalam surah Ibrahim ayat 48 berfirman:

"(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit."

Sumber :
republika.co.id